Portal islam media -- Suasana Shalat Dzuhur barusan di sekitar Masjid An-Nur mulai ramai. Kami menunggu kabar kedatangan UAS yg menggunakan pesawat Sriwijaya siang ini. Rencana mendarat di Bandara Presidente Nicolau Lobato - Dili pukul 12 siang.
Selesai Shalat Dzuhur sebagian jamaah masih berkumpul di dalam masjid, sayapun kaget melihat team penjemput menangis dan meneteskan air mata, ada jemaah berteriak kecewa, ada yg mengamuk namun ditenangkan jamaah lain, ada jamaah menangis berpelukan, dari sini saya dapat info Bahwa Ustadz Abdul Somad batal ke Dili, beliau sudah sampai di Bandara Dili namun tidak mendapatkan ijin dari pihak imigrasi.
Dari peristiwa ini, dipastikan ada pihak yg tidak senang dan berusaha membatalkan Tabligh Akbar besok 14 Desember 2018. Entah dari Pihak Timor Leste atau dari Kudubes RI di Timor Leste.
Kalau dari pihak pemerintah Timor Leste rasanya tidak mungkin menolak UAS karena berakibat hub kedua negara. Kalau saya menduga pencekalan ini datang dari Kedubes Indonesia sendiri?
Sudah beberapa kali UAS dicekal, ketika di Hongkong & di Timor Leste, apakah ini disebabkan oleh Pemerintah kita sendiri?
Wallau’alam.
Kita semua saksi dari bagian sejarah ini, dan yang pasti kebenaran itu akan terungkap baik dalam waktu dekat ataupun nanti.
Allah SWT itu tidak tidur.
Berikut pernyataan Ustad Abdul somad dalam sebuah video yang diunggah diyoutube oleh salah seorang netizen.
Kamis, 5 Rabi’ul Akhir 1440 H | 13 Desember 2018.

0 comments:
Post a Comment