Portal Islam Media - Kurma adalah buah yang amat populer
di Indonesia. Kurma mengandung banyak manfaat kesehatan. Setiap Ramadhan kurma
menjadi penganan saat berbuka puasa.
Kini, tanpa harus menunggu Ramadhan, masyarakat
Indonesia bisa mengonsumsi kurma. Cara mengonsumsinya pun bukan cara dimakan,
melainkan diminum. Ya, cara lain mengonsumsi kurma.
Inovasi Sari Kurma 7 Dates
Nabil Salim, pengusaha muda kelahiran Cirebon 15 Maret
1983 ini melakukan inovasi dengan memproduksi minuman segar yang bahan dasarnya
berasal dari buah kurma alami. Founder dan CEO PT Ajwa Madinah Barakah tersebut
menamakan produknya 7Dates (baca: seven dates).
Penamaan 7Dates diambil dari bahasa Inggris, yang
artinya 7 kurma. Nabil membuat minuman tersebut, karena belum ada produk
minuman ringan botol yang berbahan dasar hanya kurma dan air. Konsepnya
sederhana, menyajikan yang sehat ala kurma. Biar masyarakat lebih mengerti
kurma itu enak juga untuk minuman.
“Sekarang ini banyak produk sejenis Ready to Drink
(RTD), tapi untuk kurma belum ada. Yang ada adalah Sari Kurma, Coklat Kurma,
tapi minuman kurma belum ada,” kata Nabil yang lama berniaga ekspor ke Timteng,
seperti krupuk dan produk UKM lainnya.
Diharapkan, semua orang bisa mendapatkan khasiat 7 butir
kurma dalam sekali teguk, tanpa harus bersusah payah mengkonsumsinya. Menikmati
dan merasakan manfaat 7 butir kurma dengan cara yang mudah, cepat, nikmat dan
tentunya sehat.
Mengapa 7Dates
Pemakaian nama 7Dates, dikatakan Nabil, bersumber dari
hadist Rasulullah tentang keutamaan mengkonsumsi 7 kurma setiap hari. Memang,
dalam hadist tersebut hanya mengkonsumsi kurma Ajwa, namun menurut banyak
penelitian ahli gizi hampir semua jenis kurma memiliki khasiat baik untuk
tubuh.
Adapun khasiat dari tujuh butir kurma memiliki makna
spiritual, yakni: Allah menciptakan langit dan bumi masing-masing tujuh lapis.
Jumlah hari dalam sepekan adalah tujuh.
Manusia mencapai tahapan kesempurnaan penciptaan dirinya
ketika telah mencapai tujuh fase. Allah mensyariatkan kepada para hamba-Nya
untuk berthawaf tujuh putaran. Sa’i antara Shafa dan Marwah juga sebanyak tujuh
putaran. Melempar jumrah masing-masing tujuh kali. Takbir shalat Ied di raka’at
pertama juga tujuh kali.
Tidak ingin memberikan dampak buruk bagi kesehatan
masyarakat dan demi menjaga rasa yang alami, Nabil memilih tidak menambahkan
campuran apapun dalam 7 dates.
“Sebotol itu hanya terdiri 7 butir kurma dan air, tanpa
perasa buatan, tanpa pewarna buatan, tanpa pemanis buatan, dan bahan
pengawet,”ujarnya.
Kendati pada dasarnya semua kurma bisa, namun kurma yang
dipakai untuk pembuatan minuman ini hanya jenis kurma tertentu. Pasalnya, itu
akan menentukan kualitas dan rasa dari perasan air yang dihasilkan.
Bicara kurma ada banyak jenisnya. Kurma yang dijadikan
minuman segar dalam bentuk botol berasal dari Emirat Arab, namun Nabil tidak
bersedia menyebutkan jenis kurma yang dijadikan bahan minuman
7Dates.
“Untuk kapasitas pemula, baru sekitar 100.000 botol per
bulan. Meski, sebetulnya bisa lebih dari itu. Kita lihat dulu marketnya, jangan
terlalu besar dulu, sebelum marketnya terbentuk,” pungkas Nabil.[portalislam-media]
Sumber : voa Islam.com

0 comments:
Post a Comment